Rabu, 23 April 2025

Kamis, 24 April 2025

 Ts

Assalamualaikum,

Hallo. . . Anak-anak  ibu yang hebat, bagaimana kabarmu hari ini ? semoga sehat dan bahagia selalu ya, ibu akan selalu mendoakan kalian semoga anak-anak ibu semua selalu diberi kemudahan dalam menumtut ilmu dan mempelajari semua pelajaran yang diberikan , tak lupa ibu juga berharap kalian selalu melaksanan sholat lima waktu tepat pada waktunya dan selalu murojaah surat-surat pendek., agar hafalan kalian selalu bertambah !

Pendalaman materi 

1.Kerajaan Samudera Pasai
Kerajaan Samudra Pasai berdiri menggantikan Kerajaan Perlak yang sudah berada di ambang keruntuhannya. Raja pertamanya Sultan Malik Al-Saleh (1285-1297) mempersunting putri penguasa Perlak yaitu Putri Ganggang Sari. Demikian Perlak disatukan dengan Samudera Pasai.

Pada masa Malik Al-Tahir II (1326-1348), Samudera Pasai mengalami kemajuan pesat. Hubungan dengan kerajaan-kerajaan Islam di India dan Arab semakin erat lewat kegiatan perdagangan.

Kerajaan Samudera Pasai mulai mengalami kemunduran sejak Sultan Malik Al-Tahir 3 karena pemerintahannya kurang jelas. Pada 1521, Samudera Pasai akhirnya dikuasai oleh Portugis.

2. Kerajaan Malaka
Kerajaan Malaka merupakan kesultanan Islam yang paling berpengaruh di sekitar Selat Malaka (Sumatera dan Semenanjung Malaka). Kemunduran Samudera Pasai diikuti dengan perkembangan Malaka sebagai pelabuhan dan pusat perniagaan di Asia Tenggara.

Berdasarkan catatan sejarah, kerajaan ini didirikan oleh seorang pangeran dari Blambangan, Jawa Timur yang bernama Paramisora. Ia melarikan diri dari serangan tentara Majapahit.

Setelah bertemu dengan Sidi Abdul Aziz, ia masuk Islam dan mengganti namanya menjadi Iskandar Syah. Ia kemudian dipercaya sebagai pemimpin dan membangun Kerajaan Malaka. Iskandar Syah pun ditetapkan sebagai sultan pertama kerajaan tersebut.
Setelah direbut oleh bangsa Portugis, Kerajaan Malaka mengalami keruntuhan pada 1511. Kerajaan tersebut lebih kurang hanya berdiri selama satu abad.

3. Kerajaan Aceh
Setelah Malaka jatuh ke tangan Portugis, pusat perdagangan kembali ke Aceh. Kala itu, Aceh dikuasai Kerajaan Pedir tapi berhasil memperoleh kemerdekaan. Dan berdirilah Kerajaan Aceh sekitar tahun 1514 dengan raja pertamanya, yakni Ibrahim yang bergelar Sultan Ali Mughayat.

Raja pertama dan beberapa sultan berikutnya berusaha menyerang Portugis di Malaka. Pada masa Sultan Iskandar Muda, Aceh mencapai masa kejayaannya dan berhasil memperluas wilayah kekuasaan. Namun sayangnya, Malaka belum juga jatuh ke tangan Aceh.

Kemunduran Aceh dimulai ketika Sultan Iskandar Muda digantikan oleh menantunya, yaitu Iskandar Thani. Pada 1641, Iskandar Thani digantikan permaisurinya. Permaisuri dan penggantinya pun tidak cakap dalam menghadapi kelicikan VOC.

4. Kerajaan Demak
Kerajaan Demak adalah kesultanan Islam pertama di Pulau Jawa. Kerajaan yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah ini didirikan oleh Raden Patah pada akhir abad 15. Demak merupakan kesultanan peralihan dari Hindu-Budha ke Islam.

Dalam perkembangannya, Demak berperan besar terhadap penyebaran Islam di Jawa dan wilayah Indonesia bagian timur, seperti Kalimantan, Makassar, Ternate, dan Ambon.

Kemunduran Demak diakibatkan perebutan kekuasaan antar anggota keluarga kerajaan setelah Sultan Trenggono (1521-1546) gugur. Seharusnya, Pangeran Sekar Seda Lepen yang menjadi penggantinya. Tapi ia dibunuh oleh Pangeran Prawoto, anak Sultan Trenggono.

Saling bunuh-membunuh di antara keluarga kerajaan pun tidak bisa dicegah. Pada akhirnya, menantu Sultan Trenggono yakni Hadiwijaya memindahkan pusat pemerintahan Demak ke Pajang. Perpindahan ini yng membuat berakhirnya kerajaan Demak


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 06 Mei 2026

  Ts.                                                                                Assalamualaikum,   Selamat datang dan selamat bergabung...