T
1. . 2..Setelah melakukan pengamatan dan menggali informasi dari berbagai sumber, peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri hewan berdasarkan habitatnya.
1. 3.Setelah berdiskusi, peserta didik mampu menyebutkan cara melestarikan tumbuhan dan hewan dengan tepat
Jenis-jenis adaptasi, yaitu:
1. Adaptasi morfologi
Adaptasi morfologi adalah suatu adaptasi yang dilakukan makhluk hidup melalui
penyesuaian bentuk atau alat-alat tubuhnya dengan lingkungan habitatnya. Penyesuaian
bentuk dan alat tubuh dari makhluk hidup umumnya berlangsung dalam jangka waktu yang
sangat lama.
Contoh:
a. Bentuk paruh burung atau tipe mulut serangga dengan cara makan dan jenis makanan
mereka.
b. Adaptasi bentuk kaki burung sesuai tempat hidupnya.
c. Adaptasi bentuk gigi pada hewan karnivora, herbivora, dan omnivora.
d. Adaptasi ketebalan bulu sesuai suhu di tempat hidupnya.
e. Tumbuhan-tumbuhan yang hidup di ekosistem air, contohnya teratai dan eceng gondok
memiliki tangkai daun berongga untuk membatasi daya serap akar atau daya kapilaritas
batang terhadap air yang diserap akar.
f. Tumbuhan-tumbuhan yang hidup pada lingkungan kering seperti di ekosistem gurun atau
savana, contohnya kaktus memiliki akar dengan ukuran yang sangat panjang dan menyebar
agar kebutuhan airnya tercukupi karena jangkauan penyerapan air tanah semakin luas.
Rangkuman Kelas VI_Tema 2. Persatuan dalam Perbedaan Page 11
2. Adaptasi Fisiologi
Adaptasi fisiologi adalah suatu adaptasi yang dilakukan makhluk hidup melalui
penyesuaian fungsi kerja alat-alat tubuhnya dengan lingkungan habitatnya.
Contoh:
a. Osmoregulasi atau pengaturan tekanan osmosis pada ikan air tawar dan ikan air laut.
b. Pengeluaran urine pada manusia sesuai ketinggian tempat hidupnya.
c. Adaptasi sistem pencernaan pada hewan memamah biak.
d. Pohon pisang memiliki daun lebar dan tipis yang dilapisi lilin untuk beradaptasi dengan
lingkungannya.
e. Eceng gondok dan bayam air memiliki batang berongga.
3. Adaptasi Tingkah Laku
Adaptasi tingkah laku adalah suatu adaptasi yang dilakukan makhluk hidup melalui
penyesuaian tingkah lakunya dengan lingkungan habitatnya. Penyebab adaptasi tingkah laku
bisa disebabkan oleh pengaruh ketersediaan air atau ada tidaknya ancaman pada diri mahluk
hidup itu sendiri.
Contoh:
a. Rayap yang memakan kulitnya sendiri.
b. Paus yang secara periodik muncul ke permukaan air untuk bernapas.
c. Pohon jati yang menggugurkan daunnya saat kemarau.
d. Keladi yang meneteskan air untuk mengurangi kelebihan air.
e. Putri malu mengatupkan daunnya ketika disentuh
REFLEKSI / KESIMPULAN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar