Senin, 12 Agustus 2024

Selasa, 13 Agustus 2024

 T


Tema 2 Persatuan Dalam Perbedaan
         Sub Tema 1 Rukun dalam perbedaan 
MUATAN MATEMATIKA
TUJUAN PEMBELAJARAN
  1. Peserta didik mampu memahami Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Pecahan
  2. Peserta didik mampu menghitung/mencari  Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Pecahan
  3. Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Pecahan
  4. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Pecahan

 


Bilangan pecahan adalah bilangan yang disajikan a/b dibaca a per b. Di mana a dan b adalah bilangan bulat serta b tidak sama dengan 0 (nol). Bilangan a sebagai pembilang dan bilangan b sebagai penyebut.


1. Pecahan biasa

Pecahan biasa dibagi menjadi dua macam, yaitu pecahan sejati dan pecahan tidak sejati.
  1. Pecahan sejati merupakan bilangan pecahan yang pembilangnya lebih kecil daripada penyebutnya.
  2. Pecahan tidak sejati merupakan kebalikannya. Misalkan diketahui sebuah bilangan pecahan a/b, jika a < b disebut pecahan sejati, jika a > b disebut pecahan tidak sejati.
Contoh:

2. Pecahan campuran

Pecahan campuran adalah pecahan yang memuat campuran bilangan bulat dan pecahan murni. Pecahan campuran diperoleh dari pecahan biasa tidak sejati dengan pembagian porogapit bersisa.
Contoh:
 
Contoh pecahan campuran
 
  1. Cara Mengubah Pecahan Biasa (Tidak Murni) ke Pecahan Campuran
     
    Pembilang dibentuk menjadi kelipatan penyebut, dan ditambahkan sisanya.
     
    Contoh:
     
    Contoh 1
    (gambar Ruang Guru)
     
    Atau cara menggunakan porogapit:
     
    Cara porogapit
    (cara porogapit gambar: Ruang Guru)
     
  2. Cara Mengubah Pecahan Campuran ke Pecahan Biasa (Tidak Murni)
     
    Pembilang dibentuk dari bilangan bulat pada pecahan campuran yang dikalikan dengan penyebut, lalu ditambahkan pembilang pada pecahan campuran.
     
    Contoh:
     
    Contoh 2

3. Pecahan Desimal

Pecahan desimal merupakan bilangan pecahan yang penyebutnya bilangan kelipatan 10, yaitu 10, 100, 100, dst.  Penulisan dari bilangan ini menggunakan tanda koma (,).
 
Contoh desimal

4. Pecahan Senilai


Pecahan senilai merupakan dua atau lebih bilangan pecahan yang memiliki perbandingan yang sama antara pembilang dan penyebutnya.
 
Contoh:
 
1/2 senilai dengan 4/8, karena perbandingan pembilang dan penyebutnya sama, yaitu 1/2.

Tema 2 Sub Tema 1 muatan PKn dan SBdP
Tujuan Pembelajaran

1.     Setelah mengamati gambar dan membaca cerita tentang persatuan dalam perbedaan, peserta didik mampu menyebutkan manfaat persatuan dalam kehidupan melalui diagram dengan benar.

2.   Peserta didik mampu mampu menuliskan contoh tentang pengalaman hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari dan manfaatnya sebagai wujud semangat persatuan.

3.     Setelah berdiskusi tentang pola lantai berbagai tarian daerah, peserta didik  mampu menyebutkan pola lantai tariannya dengan benar.

Setelah berdiskusi, siswa mampu mempraktikkan pola lantai tarian dari salah satu tarian daerah yang dipilih dengan benar.
 
Manfaat persatuan dan kesatuan bagi kehidupan berbangsa:
 ➢ Terwujudnya perdamaian dunia.
 ➢ Masyarakat menjadi tentram. 
➢ Semua kehidupan akan bahagia.
 ➢ Semakin kuatnya suatu negara. 
➢ Tingkat solidaritas meningkat. 
➢ Pekerjaan akan cepat selesai karena dilakukan bersama-sama
Pola Lantai


Refleksi / Kesimpulan

  Kegiatan  pembelajaran hari ini pelaksanaan PH SBdP , Peserta didik memjawab soal-soal tertulis yang telah dibagikan. Dilanjutkan pembuatan dekorasi kelas.





 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 06 Mei 2026

  Ts.                                                                                Assalamualaikum,   Selamat datang dan selamat bergabung...