Ts
Assalamualaikum,
Selamat datang dan selamat bergabung di rombel kelas 6A anak-anak hebat, kelas yang akan menjadi tempat kalian belajar, bermain , dan bertumbuh bersama selama satu tahun ke depan. Ibu berharap kalian semua dapat menyesuaikan diri dengan kelas baru kalian. Jangan malu bertanya jika ada hal yang belum kalian pahami dan kami akan selalu berusaha membantu kalian untuk belajar dengan baik dan nyaman.lbu juga berharap kalian selalu melaksanan sholat lima waktu tepat pada waktunya dan selalu murojaah surat-surat pendek,agar bertambah selalu hafalan kalian.
1.Identitas Diri
Nama :Tusriyah
B. Mapel : Bahasa I donesia
C. Hari/Tanggal : Kamis, 23 April 2026
D. Kelas : VI. A
E. Materi Pokok : pembahasan soal-soal Bahasa Indonesia
llll 2.Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat mengerjakaan soal-soal dengan benar
3. Isi Materi : Pembahasan soal IPA dan Bahasa Indonesia
- Ekosistem: Tumbuhan kaktus memiliki daun berbentuk duri untuk mengurangi penguapan. Ciri khusus ini bertujuan untuk bertahan hidup di lingkungan ...
- A. Lembap
- B. Air
- C. Kering
- D. Dingin
- Kunci Jawaban: C
- Organ Tubuh: Bagian darah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh adalah ...
- A. Plasma darah
- B. Leukosit
- C. Trombosit
- D. Eritrosit
- Kunci Jawaban: D
- Gaya dan Gerak: Saat kita mengerem sepeda, gaya yang bekerja adalah ...
- A. Gaya otot
- B. Gaya gesek
- C. Gaya gravitasi
- D. Gaya magnet
- Kunci Jawaban: B
- Energi: Perubahan energi yang terjadi pada alat pengering rambut (hair dryer) adalah ...
- A. Listrik menjadi bunyi
- B. Listrik menjadi panas dan gerak
- C. Kimia menjadi panas
- D. Gerak menjadi listrik
- Kunci Jawaban: B
- Bumi dan Alam Semesta: Peristiwa siang dan malam disebabkan oleh ...
- A. Revolusi bumi
- B. Rotasi bumi
- C. Revolusi bulan
- D. Rotasi bulan
- Kunci Jawaban: B
1. Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!
Lebah Madu yang Bijaksana
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah seekor lebah madu bernama Mila. Mila sangat rajin mengumpulkan nektar dari bunga-bunga untuk membuat madu. Suatu hari, ketika Mila sedang terbang mencari bunga, ia melihat seekor semut yang terjatuh ke dalam genangan air.
“Tolong! Tolong!” teriak semut itu dengan panik.
Mila langsung terbang mendekat dan menjatuhkan sebuah daun kecil ke dalam genangan air. Semut itu segera naik ke atas daun dan selamat. “Terima kasih, Lebah Mila! Kamu sangat baik hati,” kata semut itu.
Beberapa hari kemudian, seorang pemburu madu datang ke hutan dengan membawa alat penangkap lebah. Ketika pemburu itu hendak menangkap Mila, tiba-tiba semut yang pernah ditolong Mila muncul dan menggigit kaki pemburu tersebut.
“Aduh!” teriak pemburu itu sambil melompat-lompat. Sementara itu, Mila berhasil terbang menjauh dan selamat.
Sejak hari itu, Mila dan semut menjadi sahabat baik. Mereka saling membantu dan melindungi satu sama lain di hutan yang indah itu.
Apa yang dilakukan Mila untuk menolong semut yang terjatuh ke dalam genangan air?
- Mila mengeluarkan semut dari air dengan kakinya
- Mila menjatuhkan sebuah daun kecil ke dalam genangan air
- Mila memanggil hewan lain untuk membantu semut
- Mila terbang rendah agar semut bisa naik ke punggungnya
Jawaban: B
Pembahasan:
Soal ini menuntut kemampuan mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks, yaitu informasi yang secara eksplisit disebutkan dalam bacaan.
Berdasarkan teks, ketika semut terjatuh ke dalam genangan air dan berteriak minta tolong, disebutkan dengan jelas: “Mila langsung terbang mendekat dan menjatuhkan sebuah daun kecil ke dalam genangan air. Semut itu segera naik ke atas daun dan selamat.”
Mari kita evaluasi setiap opsi:
Opsi A (salah): Tidak ada informasi bahwa Mila mengeluarkan semut dengan kakinya
Opsi B (benar): Sesuai dengan informasi eksplisit dalam teks
Opsi C (salah): Tidak disebutkan Mila memanggil hewan lain
Opsi D (salah): Tidak ada informasi bahwa semut naik ke punggung Mila
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Submateri: Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, dan/atau nilai-nilai dalam dan/atau antar teks
2. Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!
Pohon Mangga Ajaib
Pada zaman dahulu, di sebuah desa terpencil, tumbuh sebatang pohon mangga yang sangat istimewa. Pohon mangga ini tidak seperti pohon mangga biasa karena buahnya bisa berubah rasa sesuai dengan hati orang yang memakannya. Jika orang yang memakannya memiliki hati yang baik, mangga itu akan terasa sangat manis. Sebaliknya, jika orang yang memakannya memiliki hati yang jahat, mangga itu akan terasa sangat pahit.
Suatu hari, datanglah seorang pedagang kaya yang tamak. Ia mendengar cerita tentang pohon mangga ajaib dan ingin memilikinya. Pedagang itu berkata kepada penduduk desa, “Jual pohon mangga ini kepadaku! Aku akan membayar dengan harga yang sangat mahal.”
Namun, sesepuh desa menolak. “Pohon ini adalah milik bersama. Siapa saja boleh memetik buahnya, tetapi tidak boleh dijual,” jawab sesepuh desa dengan tegas.
Pedagang itu merasa kesal dan diam-diam merencanakan untuk mencuri pohon mangga tersebut di malam hari. Ketika malam tiba, pedagang itu datang membawa kapak untuk menebang pohon mangga. Namun, ketika ia memetik satu buah mangga untuk dicoba, rasanya sangat pahit sehingga ia langsung memuntahkannya.
“Mengapa mangga ini pahit sekali?” gumam pedagang itu sambil meludah-ludah.
Tiba-tiba, pohon mangga itu berbicara, “Hai pedagang tamak! Buahku akan pahit bagi mereka yang memiliki hati jahat sepertimu. Pergilah dan jangan pernah kembali!”
Pedagang itu ketakutan dan lari terbirit-birit meninggalkan desa. Sejak saat itu, pohon mangga ajaib tetap tumbuh subur dan memberikan buah manis bagi orang-orang yang berhati baik.
Berdasarkan cerita tersebut, bagaimana perubahan sikap pedagang dari awal hingga akhir cerita?
Tentukan sesuai atau tidak Sesuai untuk setiap pernyataan berikut!
| Pernyataan | Sesuai | Tidak Sesuai |
| Pedagang awalnya sopan dalam menawar, kemudian menjadi licik dengan merencanakan pencurian. | ||
| Pedagang awalnya percaya diri dengan kekayaannya, kemudian menjadi takut dan kabur. | ||
| Pedagang awalnya bersikap baik kepada penduduk desa, kemudian menjadi kasar dan marah-marah. |
Jawaban: Sesuai, Sesuai, Tidak Sesuai
Pembahasan:
Soal ini mengukur kemampuan menyimpulkan perubahan karakter tokoh dengan membandingkan sikap di awal dan akhir cerita.
Pernyataan 1 – Sesuai:
- Awal: Pedagang masih menggunakan cara formal: “Jual pohon mangga ini kepadaku! Aku akan membayar dengan harga yang sangat mahal”.
- Perubahan: Setelah ditolak, ia “diam-diam merencanakan untuk mencuri pohon mangga tersebut di malam hari”.
- Analisis: Terjadi degradasi moral dari pendekatan bisnis ke tindakan kriminal.
Pernyataan 2 – Sesuai:
- Awal: Menunjukkan kepercayaan diri dengan mengandalkan kekayaan sebagai solusi.
- Akhir: “Pedagang itu ketakutan dan lari terbirit-birit meninggalkan desa”.
- Analisis: Transformasi dari arogansi ke ketakutan ekstrem.
Pernyataan 3 – Tidak Sesuai:
- Fakta: Tidak ada bukti tekstual bahwa pedagang bersikap baik di awal.
- Reality check: Sejak awal, motivasinya sudah tamak (“pedagang kaya yang tamak”).
3. Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!
Pohon Mangga Ajaib
Pada zaman dahulu, di sebuah desa terpencil, tumbuh sebatang pohon mangga yang sangat istimewa. Pohon mangga ini tidak seperti pohon mangga biasa karena buahnya bisa berubah rasa sesuai dengan hati orang yang memakannya. Jika orang yang memakannya memiliki hati yang baik, mangga itu akan terasa sangat manis. Sebaliknya, jika orang yang memakannya memiliki hati yang jahat, mangga itu akan terasa sangat pahit.
Suatu hari, datanglah seorang pedagang kaya yang tamak. Ia mendengar cerita tentang pohon mangga ajaib dan ingin memilikinya. Pedagang itu berkata kepada penduduk desa, “Jual pohon mangga ini kepadaku! Aku akan membayar dengan harga yang sangat mahal.”
Namun, sesepuh desa menolak. “Pohon ini adalah milik bersama. Siapa saja boleh memetik buahnya, tetapi tidak boleh dijual,” jawab sesepuh desa dengan tegas.
Pedagang itu merasa kesal dan diam-diam merencanakan untuk mencuri pohon mangga tersebut di malam hari. Ketika malam tiba, pedagang itu datang membawa kapak untuk menebang pohon mangga. Namun, ketika ia memetik satu buah mangga untuk dicoba, rasanya sangat pahit sehingga ia langsung memuntahkannya.
“Mengapa mangga ini pahit sekali?” gumam pedagang itu sambil meludah-ludah.
Tiba-tiba, pohon mangga itu berbicara, “Hai pedagang tamak! Buahku akan pahit bagi mereka yang memiliki hati jahat sepertimu. Pergilah dan jangan pernah kembali!”
Pedagang itu ketakutan dan lari terbirit-birit meninggalkan desa. Sejak saat itu, pohon mangga ajaib tetap tumbuh subur dan memberikan buah manis bagi orang-orang yang berhati baik.
Peristiwa dalam cerita “Pohon Mangga Ajaib” yang dapat ditemukan dalam kehidupan nyata adalah …
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
- Orang yang tamak sering kali tidak puas dengan apa yang dimilikinya.
- Pohon mangga yang bisa berubah rasa sesuai hati orang yang memakannya.
- Ada orang yang mencoba mengambil keuntungan dari milik bersama.
- Tanaman yang bisa berbicara seperti manusia.
Jawaban: Pernyataan 1 dan 3
Pembahasan:
Soal ini mengukur kemampuan menilai relevansi antara peristiwa fiksi dengan realitas kehidupan, memisahkan elemen realistis dari elemen fantasi.
Pernyataan 1 – Benar (Realistis):
- Konsep psikologis: Sifat tamak adalah fenomena nyata dalam kehidupan manusia.
- Contoh relevan: Orang kaya yang terus ingin menambah kekayaan, koruptor yang tidak pernah merasa cukup.
- Validasi: Perilaku pedagang mencerminkan pola psikologis yang dapat diamati di masyarakat.
Pernyataan 2 – Salah (Fantasi):
- Elemen supernatural: Buah yang berubah rasa berdasarkan sifat pemakan adalah konsep magis.
- Kenyataan: Tidak ada buah di dunia nyata yang memiliki kemampuan seperti ini.
Pernyataan 3 – Benar (Realistis):
- Fenomena sosial: Privatisasi atau eksploitasi sumber daya milik bersama sering terjadi.
- Contoh nyata: Pengalihan lahan publik, monopoli sumber daya alam, dll.
- Pola universal: Konflik antara kepentingan individu vs komunal.
Pernyataan 4 – Salah (Fantasi):
- Elemen supernatural: Tanaman berbicara adalah elemen dongeng/fantasi.
- Batasan realitas: Tidak ada tanaman yang dapat berkomunikasi verbal seperti manusia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar