Selamat datang dan selamat bergabung di rombel kelas 6A anak-anak hebat, kelas yang akan menjadi tempat kalian belajar, bermain , dan bertumbuh bersama selama satu tahun ke depan. Ibu berharap kalian semua dapat menyesuaikan diri dengan kelas baru kalian. Jangan malu bertanya jika ada hal yang belum kalian pahami dan kami akan selalu berusaha membantu kalian untuk belajar dengan baik dan nyaman.lbu juga berharap kalian selalu melaksanan sholat lima waktu tepat pada waktunya dan selalu murojaah surat-surat pendek,agar bertambah selalu hafalan kalian.
Mapel IPAS
Tujuan Pembelajaran
·Mengidentifikasi berbagai sistem organ dalam tubuh manusia Sistem pernapasan, pencernaan, peredaran darah, dan system ekskresi)
Sistem peredaran Darah pada Manusia
Sistem peredaran darah adalah sistem transportasi tubuh yang mengedarkan oksigen, nutrisi, hormon, dan zat sisa melalui jantung, pembuluh darah (arteri, vena, kapiler), dan darah (sel darah merah, sel darah putih, keping darah, plasma). Sistem ini bekerja melalui dua sirkulasi, yaitu peredaran darah kecil (pulmonal) dari jantung ke paru-paru dan kembali, serta peredaran darah besar (sistemik) dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali lagi.
Komponen Sistem Peredaran Darah
1. Jantung:
Organ pemompa utama yang mendorong darah ke seluruh tubuh. Jantung memiliki empat ruang: serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Otot bilik lebih tebal karena memompa darah ke jarak lebih jauh
2. Pembuluh Darah
Arteri: Membawa darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.
Vena:Membawa darah kembali ke jantung, biasanya kaya karbon dioksida.
Kapiler: Pembuluh darah sangat kecil yang menghubungkan arteri dan vena, memungkinkan pertukaran zat dengan jaringan tubuh.
3. Darah:
Cairan yang mengalir dalam pembuluh darah, terdiri dari:
Plasma: Cairan tempat zat-zat seperti nutrisi dan hormon terlaru
Sel Darah Merah:Mengangkut oksigen.
Sel Darah Putih: Melawan infeksi dan penyakit.
Platelet/Keping Darah:Membantu proses pembekuan darah.
Jenis Peredaran Darah
Peredaran Darah Kecil (Pulmonal):
Darah mengalir dari jantung (bilik kanan) ke paru-paru untuk mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida, lalu kembali ke jantung (serambi kiri).
Peredaran Darah Besar (Sistemik):
Darah kaya oksigen dari jantung (bilik kiri) dialirkan ke seluruh tubuh melalui arteri dan kapiler untuk mendistribusikan nutrisi, lalu kembali ke jantung (serambi kanan) melalui vena.
Bahasa Indonesia
Komunikasi lisan adalah penyampaian informasi secara verbal kepada pendengar untuk menyampaikan fakta, ide, atau meyakinkan mereka, di mana tujuannya adalah untuk membuat pendengar paham, terhibur, dan terpengaruh. Pembelajaran bertujuan agar siswa mampu menganalisis informasi dari berbagai teks lisan dan audio, serta menyajikan informasi dan gagasan secara lisan sesuai kaidah dan konteks untuk tujuan tertentu.
Pengertian Komunikasi Lisan
Komunikasi lisan adalah proses interaksi verbal antara pembicara dan pendengar, di mana pembicara menggunakan ucapan (simbol) untuk menyampaikan pesan guna mempengaruhi tingkah laku penerima. Dalam konteks pembelajaran Fase C, fokusnya adalah pada penyampaian informasi dan gagasan secara lisan untuk tujuan komunikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar