Rabu, 03 September 2025

Kamis, 04 September 2025

 Ts

                                                                               Assalamualaikum, 

Selamat datang dan selamat bergabung di rombel kelas 6A anak-anak hebat, kelas yang akan menjadi tempat kalian belajar, bermain , dan bertumbuh bersama selama satu tahun ke depan. Ibu berharap kalian semua dapat menyesuaikan diri dengan kelas baru kalian. Jangan malu bertanya jika ada hal yang belum kalian pahami dan kami akan selalu berusaha membantu kalian untuk belajar dengan baik dan nyaman.lbu juga berharap kalian selalu melaksanan sholat lima waktu tepat pada waktunya dan selalu murojaah surat-surat pendek,agar bertambah selalu hafalan kalian. 

Mapel IPAS

Tujuan Pembelajaran

·      Mengidentifikasi berbagai sistem organ dalam tubuh manusia Sistem pernapasan, pencernaan, peredaran darah, dan system ekskresi)

Sistem peredaran Darah pada Manusia



Sistem peredaran darah adalah sistem transportasi tubuh yang mengedarkan oksigen, nutrisi, hormon, dan zat sisa melalui jantung, pembuluh darah (arteri, vena, kapiler), dan darah (sel darah merah, sel darah putih, keping darah, plasma)Sistem ini bekerja melalui dua sirkulasi, yaitu peredaran darah kecil (pulmonal) dari jantung ke paru-paru dan kembali, serta peredaran darah besar (sistemik) dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali lagi. 

Komponen Sistem Peredaran Darah

  1. 1. Jantung:
    Organ pemompa utama yang mendorong darah ke seluruh tubuh. Jantung memiliki empat ruang: serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Otot bilik lebih tebal karena memompa darah ke jarak lebih jauh
2. Pembuluh Darah
  • ArteriMembawa darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. 
  • Vena: Membawa darah kembali ke jantung, biasanya kaya karbon dioksida. 
  • KapilerPembuluh darah sangat kecil yang menghubungkan arteri dan vena, memungkinkan pertukaran zat dengan jaringan tubuh. 

  • 3. Darah:
    Cairan yang mengalir dalam pembuluh darah, terdiri dari:
  • PlasmaCairan tempat zat-zat seperti nutrisi dan hormon terlaru
  • Sel Darah Merah: Mengangkut oksigen. 
  • Sel Darah PutihMelawan infeksi dan penyakit. 
  • Platelet/Keping Darah: Membantu proses pembekuan darah.
  •  
  • Jenis Peredaran Darah 
  • Peredaran Darah Kecil (Pulmonal):
    Darah mengalir dari jantung (bilik kanan) ke paru-paru untuk mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida, lalu kembali ke jantung (serambi kiri).
  • Peredaran Darah Besar (Sistemik):
    Darah kaya oksigen dari jantung (bilik kiri) dialirkan ke seluruh tubuh melalui arteri dan kapiler untuk mendistribusikan nutrisi, lalu kembali ke jantung (serambi kanan) melalui vena.
  • Pembelajaran Seni Rupa
    Makrame adalah karya seni tangan (handmade) untuk menggabungkan simpul yang terdiri atas beberapa tali atau benang. Karya seni makrame dapat berupa hiasan atau barang siap pakai.

    Sementara itu, simpul adalah bentuk ikatan pada tali atau benang. Ikatan ini dapat digunakan untuk barang-barang sesuai kebutuhan ataupun hanya untuk estetika.

    Untuk dapat membuat makrame, seseorang perlu memiliki keahlian menyimpul tali mulai dari dua buah tali, empat buah tali, dan sebagainya untuk menghasilkan sebuah karya kerajinan tangan. Contoh hasil karya makrame, yaitu gelang makrame, pita makrame, dan sebagainya.

    Bahan-bahan pembuat makrame

    1. Serat alam

    Umumnya, serat alam dibuat dari serat tumbuh-tumbuhan. Ciri-ciri serat alam, adalah teksturnya sedikit kasar dan serat dari tali dapat terlihat dengan lebih jelas. Contoh serat alam, yaitu serat kulit kelapa, serat pohon waru, dan serat rotan.

    2. Serat buatan

    Serat buatan merupakan serat atau tali yang berasal dari bahan sintetis. Umumnya, diproduksi dengan skala besar oleh pabrik benang.

    Ciri-ciri serat buatan, yaitu halus, tahan lama, dan lebih kuat dari serat alami. Contohnya, serat dari nilon dan rafia.

    Teknik pembuatan markame

    1. Teknik anyaman

    Teknik anyaman adalah teknik membuat karya seni rupa yang dilakukan dengan cara menumpang tindihkan (menyilangkan). Umumnya bahan anyam yang digunakan, yaitu berupa lungsi dan pakan.

    Bahan-bahan anyaman ini dapat dibuat dari tumbuh-tumbuhan yang sudah dikeringkan, seperti lidi, rotan, akar, dan dedaunan untuk dijadikan suatu rumpun yang kuat (tampar).

    2. Teknik simpul

    Teknik simpul merupakan bentuk ikatan pada tali atau benang, ikatan ini bermanfaat untuk dijadikan hiasan. Teknik ini sering digunakan untuk membuat karya seni makrame.

    3. Teknik rajut

    Rajut adalah teknik membuat kain dan pakaian atau perlengkapan busana dari benang rajut. Untuk merajut, seseorang hanya menggunakan sehelai benang.

    Teknik ini dapat dilakukan dengan tangan ataupun mesin. Teknik dasar dalam merajut, yaitu tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas dilakukan dengan cara mengaitkan benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah mengait benang dari arah belakang.

    4. Teknik menempel

    Teknik menempel adalah merancang pembuatan karya seni rupa dengan cara melekatkan suatu bahan pada tempat tertentu. Bahan ini dapat menggunakan baik dengan bahan yang sama ataupun bahan yang berbeda.

    5. Teknik menjahit

    Teknik menjahit dilakukan dengan cara menyambungkan kain dan bahan-bahan lain yang bisa dilalui jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan (manual) atau mesin jahit.

    Refleksi/Kesimpulan

  •    Dalam pembelajaran ini sebagian besar 

  •   murid memahami komponen 

  • Peredaran darah pada manusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 06 Mei 2026

  Ts.                                                                                Assalamualaikum,   Selamat datang dan selamat bergabung...