Ts
Assalamualaikum,
Selamat datang dan selamat bergabung di rombel kelas 6A anak-anak hebat, kelas yang akan menjadi tempat kalian belajar, bermain , dan bertumbuh bersama selama satu tahun ke depan. Ibu berharap kalian semua dapat menyesuaikan diri dengan kelas baru kalian. Jangan malu bertanya jika ada hal yang belum kalian pahami dan kami akan selalu berusaha membantu kalian untuk belajar dengan baik dan nyaman.lbu juga berharap kalian selalu melaksanan sholat lima waktu tepat pada waktunya dan selalu murojaah surat-surat pendek,agar bertambah selalu hafalan kalian.
Mata Pelajaran Matematika
Kelipatan adalah mengalikan bilangan dengan setiap bilangan asli secara berurutan. Misalnya, kita pilih satu bilangan, yaitu 2. Kemudian, bilangan 2 tersebut kita kalikan dengan bilangan asli secara berurutan, seperti:
2 × 1 = 2
2 × 2 = 4
2 × 3 = 6 … dst.
Jadi, bilangan 2, 4, 6, dan seterusnya merupakan kelipatan dari 2.
Faktor adalah bilangan-bilangan yang dapat membagi sampai habis suatu bilangan. Misalnya, kita pilih satu bilangan, yaitu 10. Nah, bilangan 10 ini kira-kira bisa habis dibagi oleh bilangan apa saja, nih? Benar! Bilangan 10 bisa dibagi oleh 1, 2, 5, dan 10. Jadi, 1, 2, 5, dan 10 ini merupakan faktor dari 10.
Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu kelipatan dan faktor. Selanjutnya, ayo kita masuk ke materi yang sudah kita tunggu-tunggu dari tadi!
Apa sih faktor prima itu? Faktor prima adalah faktor-faktor dari bilangan bulat yang hanya memiliki dua faktor saja, yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Di bawah ini adalah langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencari nilai KPK dan FPB dengan faktor prima. Langsung saja yuk kita simak!
Cara Mencari KPK dan FPB dengan Faktor Prima
Cara 1 : Dengan Pohon Faktor
24 = 23 x 3
28 = 22 x 7
30 = 2 x 3 x 5
Untuk menentukan KPK, kalikan semua factor prima yang ada, jika ada factor prima yang sama, maka diambil yang pangkatnya terbesar.Jadi KPK dari 24, 28 dan 30 adalah :
= 23 x 3 x 7 x 5
= 8 x 3 x 7 x 5
= 840
Cara 2 : Dengan teknik Sengkedan
Untuk menentukan KPK, kalikan semua factor yang ada
KPK = 2 x 2 x 2 x 3 x 5 x 7
= 23 x 3 x 5 x 7
= 8 x 3 x 5 x 7
= 840
B. FPB (Faktor Persekutuan Terbesar)
FPB dari dua atau lebih bilangan adalah bilangan terbesar yang dapat membagi habis bilangan-bilangan tersebut.
Seperti KPK untuk menentukan FPB juga dapat digunakan teknik pohon faktor atau teknik sengkedan
Contoh :
Tentukan FPB dari 24, 28 dan 30
Cara 1 : dengan pohon factor, pohon faktor soal di atas perhatikan point A (soal KPK) diperoleh data :
24 = 23 x 3
28 = 22 x 7
30 = 2 x 3 x 5
Untuk menentukan FPB, kalikan semua faktor prima yang sama atau bersekutu dengan pangkat yang terkecil.
Jadi FPB dari 24, 28 dan 30 adalah :
= 2 x 3
= 6
(5 dan 7 tidak dikalikan karena tidak ada sama
- Membaca ekspresif dimulai dengan memahami isi teks secara keseluruhan. Pahami tema, suasana, dan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis.
- Ekspresi wajah yang sesuai dengan perasaan dalam teks akan membantu pendengar memahami emosi yang ingin disampaikan
- Gerakan tubuh yang mendukung isi teks juga dapat memperkuat penyampaian pesan.
- Kejelasan dalam mengucapkan kata-kata sangat penting agar pendengar dapat memahami setiap kata yang dibaca.
- 5. Intonasi:Perubahan tinggi rendahnya nada dalam kalimat akan membantu memberikan penekanan pada bagian-bagian penting dalam teks.
- 6. Jeda dan Tempo:Penggunaan jeda dan tempo yang tepat dapat memberikan kesan dramatis dan membantu pendengar untuk memahami alur cerita atau puisi.
- 7. Penekanan:Memberikan penekanan pada kata-kata atau frasa tertentu dapat menyoroti poin-poin penting dalam teks.
Kesimpulan/refleksi- Dalam pembelajaran ini sebagian besar
- Peserta didik dapat menentukan FPB dan KPK dengan menggunakan pohon faktor
- Dan beberapa murid dapat membaca indah dengan ekspresi
- Dokumentasi






Tidak ada komentar:
Posting Komentar