Selamat datang dan selamat bergabung di rombel kelas 6A anak-anak hebat, kelas yang akan menjadi tempat kalian belajar, bermain , dan bertumbuh bersama selama satu tahun ke depan. Ibu berharap kalian semua dapat menyesuaikan diri dengan kelas baru kalian. Jangan malu bertanya jika ada hal yang belum kalian pahami dan kami akan selalu berusaha membantu kalian untuk belajar dengan baik dan nyaman.lbu juga berharap kalian selalu melaksanan sholat lima waktu tepat pada waktunya dan selalu murojaah surat-surat pendek,agar bertambah selalu hafalan kalian.
MATA PELAJARAN IPAS
Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan hubungan antara komponen antara komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem melalui pengamatan dan diskusi.
Model Pembelajaran Discovery learning, PJBL
Media digital, video edukasi
Materi Pengertian Ekosistem
Komponen abiotik (bukan makhluk hidup) ait, tanah, cahaya matahari, suhu udara
Pengertian Ekosisten
Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara
makhluk hidup dengan lingkungannya
a. Komponen Ekosistem Makhluk Hidup
Ekosistem memiliki dua komponen yakni biotik dan abiotik.Komponen
Biotik adalah komponen ekosistem yang berasal dari makhluk hidup, seperti
hewan, tumbuhan, dan manusia. Sedangkan komponen abiotik adalah komponen
ekosistem yang berasal dari makhluk tak hidup atau makhluk mati. Contoh dari
komponen abiotik adalah air, batu, tanah, cahaya, dan sebagainya.
Komponen
biotik ini terdiri dari beberapa macam, yaitu;
1. Produsen, yaitu mahluk hidup yang memiliki kemampuan untuk memproduksi
makanan sendiri melalui proses fotosintesis, diantaranya; tumbuhan hijau,
tumbuhan lain yang mempunyai klorofil.
2. Konsumen (heterotrof), yaitu makhluk hidup yang memakan berbagai bahan
organik yang dihasilkan makhluk hidup lainnya. Yang termasuk dalam
konsumen; manusia, hewan, jamur, mikroba.
2. Pengurai (dekomposer), yaitu makhluk hidup yang memiliki peran sebagai
pengurai berbagai bahan organis yang berasal dari organisme lain yang telah
mati, seperti : bakteri dan cacing.
3. Penghancur (detivritor), yaitu makhluk hidup yang mampu
menghancurkan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa-sisa organisme
lainnya yang telah mati.
Semua makhluk hidup memerlukan lingkungan tertentu untuk memenuhi
kebutuhannya.
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar makhluk
hidup.
Sebuah lingkungan terdiri atas bagian yang hidup (biotik) dan bagian tak
hidup (abiotik)
.
Bagian yang hidup di sebuah lingkungan terdiri
atas tumbuhan, hewan, dan makhluk hidup lainnya.
Bagian lingkungan yang tak
hidup terdiri atas cahaya matahari, air, udara dan tanah.
Cahaya matahari dapat menghangatkan udara, air, dan tanah agar mencapai suhu
yang sesuai kebutuhan hidup makhluk hidup.
Cahaya matahari juga membantu
tumbuhan membuat makanan.
Air dan tanah merupakan bagian penting dari
sebuah lingkungan. Air yang turun dalam bentuk hujan, meresap ke dalam tanah.
Air di dalam tanah ini akan dimanfaatkan oleh tumbuhan yang hidup di atasnya
dan makhluk hidup kecil lainnya yang hidup di dalam tanah.
Bagian hidup dan tak hidup di sebuah lingkungan saling berinteraksi dan saling
bergantung satu sama lain dan membentuk sebuah ekosistem. Jadi, Ekosistem
adalah interaksi antara makhluk hidup dan benda-benda tak hidup di sebuah
lingkungan.
Ekosistem tersusun atas individu.
Ekosistem tersusun atas individu, populasi, dan komunitas. Individu adalah
makhluk hidup tunggal, misalnya seekor kambing atau sebuah pohon. Tempat
individu tinggal disebut habitat.
Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu.
Contoh, di sebuah kolam, terdapat populasi ikan. Komunitas adalah populasi
makhluk hidup di suatu daerah tertentu. Contoh komunitas adalah komunitas
sungai dan komunitas padang rumput.
b). Jenis-Jenis Ekosistem
Pada dasarnya, ekosistem yang ada di dunia dibagi menjadi dua, yaitu
ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami terdiri atas
ekosistem air dan ekosistem darat.
Ekosistem air terdiri atas:
~ Ekosistem air tawar
~ Ekosistem air asin.
Ekosistem darat terdiri atas:
~ Ekosistem hutan,
~ Ekosistem padang rumput,
~ Ekosistem padang pasir,
~ Ekosistem tundra,
~ Ekosistem Taiga.
Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk
memenuhi kebutuhan manusia. Sawah dan bendungan merupakan dua contoh
ekosistem buatan.
Ekosistem air tawar contohnya ekosistem danau, kolam, dan sungai.
Ekosistem air
asin contohnya ekosistem terumbu karang dan ekosistem laut.
Ekosistem darat contohnya ekosistem hutan hujan tropis, sabana, padang rumput,
gurun, taiga, dan tundra. Ekosistem darat ini dibedakan oleh tingkat curah hujan
dan iklimnya
Mapel Matematika
Tujuan Pembelajaran
Membaca,menulis,menentukannilaitempat,membandingkan,mengurutkan,melakukankomposisidan dekomposisibilangan cacah sampai 1.000.000
Model Pembelajaran Discovery learning
Media digital, video edukasi
Materi
Lambang Bilangan Cacah sampai 1000.000 (menentukan nilai tempat )
Nilai tempat pada bilangan cacah sampai 1.000.000 (satu juta) dimulai dari satuan, puluhan, ratusan, ribuan, puluh ribuan, ratus ribuan, dan jutaan. Setiap digit dalam bilangan memiliki nilai tempat yang berbeda, yang menentukan nilainya dalam bilangan tersebut.
Berikut adalah penjelasan nilai tempat pada bilangan cacah sampai 1.000.000
Satuan:Angka paling kanan, menunjukkan jumlah satuan.
Puluhan:Angka kedua dari kanan, menunjukkan jumlah puluhan (10 kali satuan).
Ratusan:Angka ketiga dari kanan, menunjukkan jumlah ratusan (100 kali satuan).
Ribuan:Angka keempat dari kanan, menunjukkan jumlah ribuan (1.000 kali satuan).
Puluh Ribuan:Angka kelima dari kanan, menunjukkan jumlah puluh ribuan (10.000 kali satuan).
Ratus Ribuan:Angka keenam dari kanan, menunjukkan jumlah ratus ribuan (100.000 kali satuan).
Jutaan:Angka ketujuh dari kanan, menunjukkan jumlah jutaan (1.000.000 kali satuan).
Sebagai contoh, dalam bilangan 543.210:
0 adalah satuan.
1 adalah puluhan.
2 adalah ratusan.
3 adalah ribuan.
4 adalah puluh ribuan.
5 adalah ratus ribuan.
Mapel Bahasa IndonesiaTujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Menganalisisinformasidenganmengidentifikasikanciriobjek,urutanproseskejadiandannilai-nilaidariberbagaitipeteksnonfiksidanfiksiyangdisajikandalam bentuk lisan,teksaural(teksyangdibacakandan/atau didengar),danaudio.
Model Pembelajaran Discovery learning
Media digital, video dogeng/fabel
Materi
Teks Fiksi
Teks fiksi adalah teks yang ditulis berdasarkan imajinasi atau khayalan penulis. Teks ini tidak berdasarkan pada kenyataan atau fakta, tetapi merupakan karya kreatif yang bertujuan untuk menghibur dan menyampaikan pesan moral.
Teks fiksi, atau cerita rekaan, adalah jenis karangan yang seluruhnya atau sebagian besar dibuat berdasarkan imajinasi penulis. Tujuan utama teks fiksi adalah untuk menghibur pembaca, namun seringkali juga mengandung pesan moral atau pelajaran yang ingin disampaikan oleh pengarang.
Ciri-ciri Teks Fiksi:
·Imajinatif: Cerita fiksi sepenuhnya atau sebagian besar
berdasarkan imajinasi penulis, bukan kejadian nyata
·Tidak ada kebenaran absolut: Meskipun
bisa terinspirasi dari kejadian nyata, cerita fiksi tidak terikat pada
kebenaran fakta.
·Alur cerita: Teks
fiksi memiliki alur cerita yang jelas, termasuk pengenalan tokoh, konflik,
klimaks, dan penyelesaian.
·Pesan moral: Seringkali,
cerita fiksi mengandung pesan moral atau pelajaran yang ingin disampaikan
kepada pembaca.
·Tokoh dan latar: Tokoh-tokoh
dalam cerita fiksi adalah hasil kreasi penulis, meskipun bisa saja terinspirasi
dari orang atau kejadian nyata.
·Bahasa: Bahasa yang digunakan dalam teks fiksi bisa lebih
bebas dan kreatif, seringkali menggunakan majas seperti metafora, metonimia,
dan simile.
Jenis-jenis Teks
Fiksi:
Novel, Cerpen, Dongeng, Mitos, Legenda,
Fabel.
Contoh Teks Fiksi:
·Novel seperti "Laskar Pelangi", "Negeri 5 Menara", atau
"Harry Potter".
·Cerpen seperti "Robohnya Surau Kami" atau cerita pendek lainnya.
·Dongeng seperti "Timun Mas", "Sang Bawang Merah dan Bawang
Putih", atau cerita rakyat lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar