T
Pendalaman materi Matematika
MUATAN MATEMATIKATUJUAN PEMBELAJARAN- Peserta didik mampu memahami operasi hitung campuran bilangan cacah
- Peserta didik mampu menghitung/mencari operasi hitung campuran bilangan cacah
- Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah operasi hitung campuran bilangan cacah.
- Peserta didik mampu menyelesaikan masalah operasi hitung campuran bilangan cacah.
Operasi Hitung Campuran
Operasi hitung campuran merupakan perhitungan antara dua bilangan dengan tanda perhitungan yang berbeda pada satu soal.
Misalnya, dalam satu soal perhitungan terdapat bilangan positif, negatif, bahkan keempat jenis tanda perhitungan.
Dalam operasi hitung campuran, perlu diperhatikan bahwa terdapat tanda operasi hitung yang diberi tanda kurung.
Nah, berikut beberapa aturan dalam operasi hitung campuran.
1. Apabila terdapat tanda kurung pada perhitungan bilangan bulat, maka bilangan tersebut harus didahulukan untuk dihitung.
Contoh: (36 + 6) – 6 x 5.
Maka, yang harus didahulukan untuk dihitung adalah (36 + 6).
2. Operasi pengurangan dan penjumlahan memiliki sifat yang sama, sehingga perhitungannya dilakukan dari sebelah kiri terlebih dahulu.
Misalnya, 72 – 9 + 10 – 5.
Maka, kita dapat mengerjakannya mulai dari 72 – 9.
"Bilangan bulat yang ada di dalam kurung harus didahulukan untuk dihitung."
3. Perkalian dan pembagian juga memiliki sifat yang sama, sehingga perhitungannya dimulai dari sebelah kiri terlebih dahulu.
4. Jika dibandingkan dengan pengurangan dan penjumlahan, tanda hitung perkalian dan pembagian memiliki sifat yang lebih kuat.
Sehingga, jika menemui keempatnya dalam satu soal, kita harus mendahulukan perkalian dan pembagian dibandingkan dengan penjumlahan dan pengurangan.
Contoh: 16 + 9 x 2.
Maka, kita harus menghitung 9 x 2 terlebih dahulu.
"Perkalian dan pembagian memiliki sifat lebih kuat dibanding penjumlahan dan pengurangan."
- Peserta didik mampu memahami operasi hitung campuran bilangan cacah
- Peserta didik mampu menghitung/mencari operasi hitung campuran bilangan cacah
- Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah operasi hitung campuran bilangan cacah.
- Peserta didik mampu menyelesaikan masalah operasi hitung campuran bilangan cacah.
Operasi Hitung Campuran
Operasi hitung campuran merupakan perhitungan antara dua bilangan dengan tanda perhitungan yang berbeda pada satu soal.
Misalnya, dalam satu soal perhitungan terdapat bilangan positif, negatif, bahkan keempat jenis tanda perhitungan.
Dalam operasi hitung campuran, perlu diperhatikan bahwa terdapat tanda operasi hitung yang diberi tanda kurung.
Nah, berikut beberapa aturan dalam operasi hitung campuran.
1. Apabila terdapat tanda kurung pada perhitungan bilangan bulat, maka bilangan tersebut harus didahulukan untuk dihitung.
Contoh: (36 + 6) – 6 x 5.
Maka, yang harus didahulukan untuk dihitung adalah (36 + 6).
2. Operasi pengurangan dan penjumlahan memiliki sifat yang sama, sehingga perhitungannya dilakukan dari sebelah kiri terlebih dahulu.
Misalnya, 72 – 9 + 10 – 5.
Maka, kita dapat mengerjakannya mulai dari 72 – 9.
"Bilangan bulat yang ada di dalam kurung harus didahulukan untuk dihitung."
3. Perkalian dan pembagian juga memiliki sifat yang sama, sehingga perhitungannya dimulai dari sebelah kiri terlebih dahulu.
4. Jika dibandingkan dengan pengurangan dan penjumlahan, tanda hitung perkalian dan pembagian memiliki sifat yang lebih kuat.
Sehingga, jika menemui keempatnya dalam satu soal, kita harus mendahulukan perkalian dan pembagian dibandingkan dengan penjumlahan dan pengurangan.
Contoh: 16 + 9 x 2.
Maka, kita harus menghitung 9 x 2 terlebih dahulu.
"Perkalian dan pembagian memiliki sifat lebih kuat dibanding penjumlahan dan pengurangan."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar