T
Mengulang Materi
Lanjutan Materi Jarak dan KecepatanMENGENAL WAKTU, JARAK, DAN KECEPATAN
Waktu/Masa
Waktu telah menjadi sesuatu yang melekat erat dalam keseharian masyarakat. Hal inilah yang menjadikan waktu tergolong dalam materi pembelajaran matematika di jenjang SD/MI. Satuan waktu dihitung dari seberapa lama suatu kejadian berlangsung, misalnya:
· Lamanya tukang kayu bekerja dalam sehari
· Lamanya perlombaan takraw dalam satu babak
· Lamanya waktu mengaji dalam sehari
· Lamanya menyapu halaman rumah adalah 45 menit
· Dan lain sebagainya.
Waktu mempunyai satuan yang dibedakan menjadi:
a. Satuan waktu tak baku
Misalnya: tepukan seragam (tepuk 1, 2, 3, ……)
b. Satuan waktu yang dibakukan
Misalnya: dasawarsa, bulan, jam, menit, detik, windu, abad, millennium, hari, dan minggu.
Siswa harus bisa memahami bahwa pada jam, menit, dan detik mempunyai keterkaitan yaitu dengan kelipatan atau perbanyakan dari 60. Lebih detailnya terlihat pada gambar dibawah ini.
24 jam adalah durasi untuk satu hari, yaitu pada pukul 24:00 (00.00 tengah malam) hingga hari berikutnya pada pukul 24:00. Pertukaran hari dimulai pukul 00:00 atau 24:00 dapat kita lihat seperti pada gambar berikut.
Setelah memperhatikan gambar diatas, dapat kita simpulkan, yaitu:
Pukul 24.00 pada Hari Sabtu sama dengan pukul 00.00 pada Hari Minggu.
Pukul 06.45, jika tidak dilengkapi keterangan maka dianggap waktu pagi hari
Pukul 06.45, jika ada keterangan malam maka ditulis dengan pukul 18.45.
Dalam memudahkan siswa memahami selisih antara dua waktu, maka perlu dihubungkan dengan kejadian sehari-hari yang siswa alami. Dibawah ini adalah contoh soal mengenai waktu dan pemecahannya sebagai berikut.
Ø Shodiq bermain rebana di acara pernikahan pada jam 09.00 hingga pukul 11.30. berapa lama Shodiq bermain rebana?
Pemecahan:
11.30 – 09.00 = 2,5 jam
A. Jarak
Jarak dapat didefinisikan sebagai suatu ukuran yang dapat memperlihatkan seberapa jauh posisi suatu objek dengan objek lainnya. Jarak dapat dijelaskan dengan satuan baku, seperti kilometer (km), hectometer (hm), dekameter (dam), meter (m), desimeter (dm), centimeter (cm), dan milimeter (mm). Hubungan antara satuan Panjang adalah setiap naik 1 satuan dibagi 10 dan setiap turun 1 satuan dikali 10. Lebih jelasnya dapat memperhatikan gambar dibawah ini.
Jarak antara Kota Demak ke Kota Kudus dalam peta adalah 2,5 cm. skala peta 1:500.000. Berapakah jarak sesungguhnya!
Penyelesaian:
Jarak sesungguhnya = jarak pada peta : skala
= 2,5 : (1/500.000)
= 2,5 x 500.000
= 1.250.000 cm
= 12,5 km.
Maka, jarak antara Kota Demak ke Kota Kudus sejauh 12,5 km.
A. Kecepatan
Kecepatan dapat dipahami sebagai hasil dari jarak yang ditempuh suatu objek dibagi dengan waktu yang dibutuhkan guna menempuh jarak tersebut. Kecepatan mempunyai satuan km/jam.
Contoh soal:
Berapa meter per detik dari 90 km/jam?
Jawab:
= 90 x (1.000/3.600)
= 25 m/detik.
B. Mengetahui Keterkaitan Antara Waktu, Jarak, dan Kecepatan
Salah satu diantara waktu, jarak, dan kecepatan dapat ditemukan jika dua diantaranya bisa diketahui. Langkah-langkah untuk menemukan salah satu dari waktu, jarak, dan kecepatan, yaitu:
a) Perbandingan
Jarak sebanding dengan waktu/masa. Maksudnya apabila jarak yang dilalui kian jauh maka waktu yang diperlukan juga kian lama atau banyak. Jadi, dalam pemecahan persoalan jarak dan waktu menggunakan perbandingan senilai. Adapun kecepatan berbanding terbalik dengan waktu. Maksudnya jika bertambah cepat kecepatannya, maka waktu yang diperlukan kian singkat atau sedikit. Jadi, dalam pemecahan persoalan kecepatan dan waktu menggunakan perbandingan senilai.
b) Rumus
Rumus untuk mencari kecepatan, jarak, dan waktu adalah sebagai berikut:
Simbol dalam kecepatan;
Kecepatan = k
Jarak = j
Waktu = w
Sehingga rumus untuk mencari kecepatan, jarak, dan waktu juga bisa ditulis sebagai berikut:
Kecepatan (k) = j/w
Jarak (j) = k x w
Waktu (w) = j/ k





Tidak ada komentar:
Posting Komentar