t
TEMA 5 : WIRAUSAHA
SUBTEMA 3 : AYO, BELAJAR BERWIRAUSAHA
TUJUAN PEMBELAJARAN1. 1. Dengan mengamati gambar dan
membaca teks, siswa mampu menjelaskan langkah-langkah membuat magnet secara
tepat.
2. 2. Dengan mengamati gambar dan
membaca teks, siswa mampu mempraktikkan
membuat magnet secara benar.
3. 3. Dengan membaca petunjuk, siswa
mampu menjelaskan cara mengisi formulir
pengiriman barang berdasarkan petunjuk secara benar.
4. 4. Dengan membaca petunjuk, siswa
mampu mempraktikkan mengisi formulir
pengiriman barang berdasarkan petunjuk secara benar.
Jenis Magnet
Secara garis besar, terdapat 2 jenis magnet, yaitu :
1. Magnet Alam
Magnet Alam adalah magnet yang sudah memiliki sifat kemagnetan secara alami, artinya tanpa ada campur tangan manusia. Contohnya adalah Gunung Ida di Magnesia yang mampu menarik benda-benda di sekitarnya.
2. Magnet Buatan
Magnet Buatan adalah magnet yang dibuat manusia, magnet buatan dibuat dari bahan-bahan magnetic kuat seperti besi dan baja. Magnet buatan terbagi lagi menjadi 2, yaitu:
a. Magnet Tetap, merupakan magnet yang sifat kemagnetannya bersifat permanen, meskipun proses pembuatannya sudah dihentikan.
b. Magnet Sementara, merupakan magnet yang sifat kemagnetannya hanya sementara, yaitu hanya terjadi selama proses pembuatannya.
Cara Membuat Magnet
Ada berbagai cara untuk membuat magnet, antara lain:
1. Dengan cara menggosokkan magnet tetap,
Besi yang semula bukan magnet, dapat dijadikan magnet. Caranya besi digosok dengan salah satu ujung magnet tetap. Arah gosokan dibuat searah agar magnet elementer yang terdapat pada besi letaknya menjadi teratur dan mengarah ke satu arah. Apabila magnet elementer besi telah teratur dan mengarah ke satu arah, dikatakan besi dan baja telah menjadi magnet. Ujung-ujung besi yang digosok akan terbentuk kutub-kutub magnet. Kutub-kutub yang terbentuk tergantung pada kutub magnet yang digunakan untuk menggosok. Pada ujung terakhir besi yang digosok, akan mempunyai kutub yang berlawanan dengan kutub ujung magnet penggosoknya.
2. Dengan induksi (influensi atau imbas).
Besi dan baja dapat dijadikan magnet dengan cara induksi. Caranya adalah besi dan baja diletakkan di dekat magnet tetap. Magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja akan terpengaruh atau terinduksi magnet tetap yang menyebabkan letaknya teratur dan mengarah ke satu arah. Besi atau baja akan menjadi magnet sehingga dapat menarik serbuk besi yang berada di dekatnya. Ujung besi yang berdekatan dengan kutub magnet batang, akan terbentuk kutub yang selalu berlawanan dengan kutub magnet penginduksi. Apabila kutub utara magnet batang berdekatan dengan ujung A besi, maka ujung A besi menjadi kutub selatan dan ujung B besi menjadi kutub utara atau sebaliknya.
3. Dengan aliran arus listrik,
Besi dan baja dapat juga dijadikan magnet dengan arus listrik. Caranya besi dan baja dililiti kawat yang dihubungkan dengan baterai. Magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja akan terpengaruh aliran arus searah (DC) yang dihasilkan baterai. Hal ini menyebabkan magnet elementer letaknya teratur dan mengarah ke satu arah. Besi atau baja akan menjadi magnet dan dapat menarik serbuk besi yang berada di dekatnya. Magnet yang dibuat dengan cara arus listrik disebut magnet listrik atau elektromagnet.
Manfaat Magnet dalam Kehidupan Sehari-Hari :
Manfaat magnet dalam kehidupan sehari-hari :
1. Ujung gunting untuk memudahkan mengambil jarum jahit.
2. Bel listrik untuk menggerakkan pemukul lonceng.
3. Papan catur agar buah catur tidak mudah terguling.
4. Kompas sebagai penunjuk arah utara-selatan.
5. Dinamo sepeda dan generator untuk membangkitkan tenaga listrik.
6. Alat untuk mengangkut benda-benda dari besi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar