i
MATERI PEMPELAJARAN
Berdasarkan kedudukan Asteroid sebagai pembatasnya
Di dalam hal ini, planet dibagi menjadi 2 kelompok. Dua kelompok tersebut antara lain adalah planet luar dan planet dalam. Setiap planet yang masuk ke dalam kedua kelompok tersebut memiliki ciri-ciri dan karakteristik yang berbeda.
a. Planet dalam
Planet dalam adalah planet-planet yang lintasannya berada di antara matahari dan sabuk asteroid atau sabut planetoid. Beberapa planet yang termasuk ke dalam jenis planet dalam seperti:
- Planet Merkurius
- Planet Venus
- Planet Bumi
- Planet Mars
Planet yang termasuk ke dalam planet dalam memiliki ciri-ciri khusus. Ciri-ciri tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:
- Memiliki ukuran yang kecil. Planet dalam memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan planet luar. Di dalam kelompok ini, planet yang memiliki diameter paling kecil adalah planet merkurius, sebesar 4,878 km. Sedangkan planet yang memiliki diameter paling besar di kelompok ini adalah planet bumi, sebesar 12,756 km.
- Permukaan planet padat.
- Tidak memiliki sebuah cincin.
- Planet dalam hanya memiliki sedikit satelit.
- Terbentuk dari batu dan logam.
- Waktu proses rotasi lambat.
- Waktu proses revolusi cepat.
b. Planet luar
Pengertian planet luar adalah planet yang lintasannya berada di sebelah luar lintasan asteroid. Planet yang masuk kelompok ini disebut dengan raksasa gas. Dikenal juga sebagai gas giants.
Beberapa planet yang termasuk ke dalam jenis planet luar seperti:
- Planet Jupiter
- Planet Saturnus
- Planet Uranus
- Planet Neptunus
Planet yang termasuk ke dalam planet luar memiliki ciri-ciri khusus. Ciri-ciri tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:
- Memiliki ukuran yang besar. Planet yang ada di dalam kelompok planet luar memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan planet dalam. Planet yang memiliki ukuran terbesar di kelompok ini adalah planet Jupiter, sebesar 142,985 km. Dapat dikatakan planet Jupiter adalah planet yang memiliki ukuran terbesar di tata surya.
- Permukaan planet tersusun dari gas.
- Memiliki cincin.
- Memiliki atmosfer yang tebal.
- Planet luar memiliki satelit yang banyak.
- Planet luar terbentuk dari helium dan hydrogen.
- Waktu rotasi cepat.
- Waktu revolusi lambat.
Unsur-Unsur Cerita Fiksi
Berikut unsur unsur intrinsik dalam membuat cerita fiksi antara lain:
1. Tema, adalah ide dasar atau umum yang menopang sebuah karya sastra serta yang terdapat di dalam teks.
2. Tokoh, adalah pelaku di dalam karya sastra. Tokoh ini terdiri dari tokoh utama atau tokoh tambahan. Tokoh utama terdiri dari tokoh protagonis, antagonis dan tritagonis. Sedangkan tokoh tambahan adalah tokoh pembantu atau sering disebut figuran.
3. Alur atau Plot, adalah cerita yang berisi urutan peristiwa, tetapi setiap peristiwa itu hanya dikaitkan secara sebab akibat, peristiwa yang satu disebabkan atau mengakibatkan peristiwa yang lainnya. Alur dibedakan menjadi 3 yaitu: alur maju, alur mundur dan alur maju mundur.
4. Konflik, adalah peristiwa yang termasuk penting, merupakan unsur yang paling.dibutuhkan dalam mengembangkan alur atau plot.
5. Klimaks, adalah saat suatu perselisihan atau konflik sudah mencapai tingkat intensitas paling tinggi, dan waktu itu merupakan sebuah yang tidak bisa dihindari.
6. Latar, adalah tempat, waktu, dan lingkungan sosial tempat berlangsungnya kejadian atau peristiwa yang dikisahkan.
7. Amanat, adalah perpecahan yang diberikan pengarang pada permasalahan dalam suatu karya sastra.
8. Sudut pandang, adalah cara pandang pengarang sebagai sarana untuk menyuguhkan tokoh, tindakan, latar, dan bermacam peristiwa yang membuat cerita dalam sebuah karya fiksi ke pembaca.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar