i
MATERI PEMPELAJARAN
TEMA 9.Menjelajah Ruang Angkasa
Bulan merupakan salah satu benda
langit yang dengan mudah dapat disaksikan dari Bumi tempat kita tinggal.
Pernahkah kamu menyadari bahwa pada saat tertentu kamu tidak dapat
menyaksikan Bulan bersinar, padahal langit malam sedang cerah? bacalah
informasi berikut!
Bulan yang Setia kepada Bumi
Bulan
adalah salah satu benda langit yang mungkin paling sering terlihat di
Bumi, selain Matahari. Bulan adalah satelit Bumi karena Bulan berputar
mengelilingi Bumi. Bulan melakukan rotasi terhadap Bumi. Selain itu
Bulan juga berotasi pada porosnya sendiri selama kurang lebih 28 hari,
hampir sama dengan waktu Bumi berotasi. Bulan adalah satu-satunya
satelit Bumi. Bulan akan terus mengitari Bumi.
Jarak
Bulan yang cukup dekat dengan Bumi membuatnya terlihat besar bila
dilihat dari Bumi. Bulan berjarak 384.000 kilometer dari Bumi. Suhu di
permukaan Bulan adalah 100°C di siang hari dan negatif 170°C pada malam
hari. Siang dan malam berlangsung selama kira-kira dua minggu.
Dengan
menggunakan teleskop, Bulan dapat diamati dengan cukup jelas dari Bumi.
Permukaan Bulan dipenuhi dengan kawah-kawah hasil tabrakan Bulan dengan
meteor-meteor. Jika dilihat dari Bumi, ada beberapa bagian Bulan yang
tampak gelap, dan ada bagian yang terang.
Bagian-bagian
gelap itu merupakan dataran rendah, sedangkan bagian yang terang
merupakan pegunungan. Meskipun terletak dekat dengan Bumi dan selalu
mengitari Bumi, kenampakan Bulan sangat berbeda dengan Bumi. Bulan tidak
memiliki air atau atmosfer. Manusia tidak bisa bernafas di Bulan. Pada
beberapa bagian dekat kutub ditemukan kemungkinan adanya es di
kawah-kawah yang ada.
Dataran
rendah yang luas di Bulan disebut dengan laut, meskipun tidak
mengandung air seperti di Bumi. Dataran rendah itu juga merupakan dampak
tabrakan dengan meteorit yang terselimuti lava gunung berapi.
Tari Kreasi Daerah
Tari kreasi daerah adalah tari daerah yang mengalami perkembangan inovasi dan variasi gerakan tari.
Tujuan
dari inovasi ini adalah agar tari yang dimainkan dapat diterima oleh
masyarakat. Cara membedakan antara tari daerah dan tari kreasi daerah
dapat dilihat dari gerakan, busana, alat musik pengiring atau tata
riasnya.
Tari kreasi juga disebut
sebagai tari modern. Tidak seperti tari tradisional yang memiliki pakem
dan aturan tertentu yang harus diikuti, tari kreasi lebih bebas. Akan
tetapi, tari kreasi yang ada saat ini sering masih menggunakan sebagian
dari gerakan-gerakan dasar yang diambil dari tari tradisional. Hal ini
disebabkan karena pengaruh budaya tradisi di Indonesia yang masih sangat
kuat.
Salah satu tari kreasi daerah
adalah Tari Jejer Kembang Menur. Tari ini merupakan tari kreasi dari
Tari Gandrung. Tari Gandrung adalah salah satu tari khas asal
Banyuwangi, Jawa Timur. Namun demikian, mereka tidak melepaskan beberapa
gerakan dasar Tari Gandrung. Selain itu, properti tari dalam Tari
Gandrung juga masih menjadi ciri khas. Tari Gandrung sebenarnya
merupakan tari berpasangan. Akan tetapi dalam pergelarannya saat itu,
tarian dibuka dengan Tari Jejer Gandrung. Tari Jejer Gandrung ditarikan
semua penari secara tunggal. Setelah itu, para penari mengundang
pasangannya untuk menari bersama
Di daerah lain
di Indonesia, tentu banyak tari kreasi daerah yang diciptakan.
Tujuannya adalah agar daerah tetap melestarikan seni budaya daerahnya.
Tari kreasi biasanya dibuat sesuai dengan perkembangan masyarakat saat
ini. Beberapa gerakan, properti tari, maupun lagu pengiring dikembangkan
menjadi lebih dinamis dan modern. Selain itu, tari kreasi juga
digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan yang lebih sesuai dengan
keadaan masyarakat saat ini. Hal ini meruxxxpakan salah satu cara untuk
mempertahankan dan mengembangkan warisan daerah, upaya ini dilakukan
agar generasi muda dapat meneruskan dan melestarikannya.
Tari
kreasi yang dikembangkan para seniman daerah merupakan tari kreasi
daerah. Namun demikian, tari kreasi tersebut masih mengacu pada tari
daerah yang sudah ada sebelumnya. Oleh karena itu, dalam beberapa hal
terdapat persamaan yang nyata antara tari daerah dan tari kreasi daerah.
Beberapa persamaan tari kreasi dan tari daerah adalah sebagai berikut :
- Kedua jenis tari kreasi memiliki fungsi yang kurang lebih sama dalam tata masyarakat di mana tarian ini berasal.
- Kedua jenis tari kreasi ini memiliki beberapa gerakan yang sama karena tari kreasi daerah mengacu kepada tari daerah yang sudah ada sebelumnya. Semua gerakan kedua jenis tari kreasi ini bertumpu pada gerakan tangan, kaki, dan badan.
- Kedua jenis tari ini diiringi oleh alat musik dan nyanyian sebagai pengiringnya.
Namun,
secara khusus tari kreasi dari berbagai daerah memiliki
perbedaan-perbedaan yang dapat diamati dengan jelas. Beberapa perbedaan
tari kreasi dan tari daerah adalah sebagai berikut :
- Masing-masing jenis tari memiliki keunikan gerakan yang berbeda satu dengan lainnya. Keunikan ini yang dicoba untuk terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga menjadi ciri khusus yang mudah dikenali masyarakat.
- Beberapa jenis alat musik yang digunakan pun memiliki keunikan yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan suara yang juga menjadi keunikan tarian tersebut.
- Busana yang dikenakan merupakan keunikan yang paling jelas dapat dilihat. Ada beberapa bagian dari properti tari yang unik dan khusus hanya untuk tari tertentu. Sama dengan musik dan gerakan, perbedaan ini juga menjadi penciri tari tersebut yang membedakannya dengan tarian yang lainnya.
Berikut ini adalah beberapa contoh tari kreasi daerah yang cukup dikenal di masyarakat Indonesia.
- Tari Merak. Tari ini merupakan ciptaan seniman Sunda Tjetje Somantri dari Jawa Barat pada pertengahan abad ke19. Tari ini berusaha mengekspresikan keindahan burung merak.
- Tari Kupu-Kupu yang berasal dari Bali yang mengekspresikan kehidupan kupu-kupu biru tua. Tari kupu-kupu biasa ditampilkan secara berkelompok oleh lima orang penari wanita. Para penari menampilkan gerakan menari dan tata busana yang indah. Tari ini sudah cukup terkenal karena sering ditampilkan dalam festival-festival tari dunia.
- Tari Manipuren merupakan salah satu tari kreasi daerah Jawa Tengah. Tari ini dikembangkan dari gerakan Tari Manipuri yang berasal dari India. Oleh seorang seniman bernama S. Maridi, tari ini dikembangkan di Indonesia.
- Tari Yapong dikembangkan oleh seniman tari Yogyakarta terkenal, Bagong Kussudiarjo yang pertama kali dipentaskan pada tahun 1977. Meskipun diciptakan oleh seniman Yogyakarta, namun tari ini merupakan ekspresi kehidupan masyarakat Betawi yang tinggal di Jakarta. Tari Yapong pertama kali dipentaskan untuk memeringati ulang tahun Jakarta pada tahun yang sama.
- Tari Banjar Kemuning diciptakan dan dikembangkan oleh seorang seniman bernama Agustinus yang terinspirasi dengan kehidupan masyarakat sebuah desa bernama Banjar Kemuning di Sidoarjo, Jawa Timur. Tari ini terinspirasi oleh kehidupan para istri nelayan yang tegar, kuat dan luwes menghadapi kerasnya kehidupan selama ditinggal para suami berlayar.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar